Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang kembali diperkuat dengan tambahan doktor baru. Muhammad Qomaruddin, S.T., M.Sc., Ph.D. berhasil meraih gelar Doktor di bidang Computer Science dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) setelah dinyatakan lulus pada ujian viva voce yang diselenggarakan di UTM Johor pada 20 November 2014. Gelar Doktor dianugerahkan pada acara UTM 55th Convocation yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2015. Ia merupakan Dosen FTI kedua yang meraih gelar Doktor dari UTM.
Disertasinya yang berjudul “Computer Assisted Problem Based Learning Assessment Framework In Institution of Higher Learning” disusun di bawah bimbingan Prof. Dr. Azizah Binti Abdul Rahman selaku Supervisor I dan Associate Prof. Dr. Noorminshah Binti A. Iahad selaku Supervisor II. Riset ini bertujuan untuk membangun sebuah framework yang mendeskripsikan metode penilaian pembelajaran berbasis masalah (PBL) secara online.
Dari hasil penelitian tersebut, dihasilkan sebuah aplikasi perangkat lunak dengan perlindungan hak cipta dari Intellectual Property Corporation of Malaysia bertajuk CAPBLAT (Computer Assisted Problem Based Learning Assessment Tool). Aplikasi ini digunakan untuk membantu praktisi PBL dalam menilai process skills peserta didiknya. Inovasi ini juga berhasil meraih Gold Medal dalam lomba Inovasi E-learning antar Perguruan Tinggi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Malaysia.
Dekan FTI UNISSULA, Dr. Hj. Sri Arttini D.P., M.Si., bersyukur dan menyambut gembira bertambahnya staf pengajar bergelar doktor. “Harapan kami para dosen yang sudah bergelar Doktor dapat meningkatkan riset di FTI, sehingga memperkuat Riset Unggulan di FTI khususnya, dan UNISSULA pada umumnya,” tuturnya. UNISSULA, khususnya FTI, terus mendorong para staf pengajar lain untuk menempuh pendidikan S3 guna meningkatkan mutu akademik.


